PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) hari ini mengumumkan kinerja tahunan yang dicapai 2013 lalu.

Pasar otomotif Indonesia 2013 mengalami pertumbuhan 10,2%, meskipun
tidak setinggi tahun sebelumnya. Bahkan menurut IAMI, di segmen
kendaraan komersial nasional tidak mengalami kenaikan yang sangat
signifikan akibat melemahnya permintaan terhadap kendaraan jenis pikap
4WD, light truck dan medium truck.

isuzu elf nkr nhr

Supranoto, Marketing Director Light Comercial Vehicle IAMI mengatakan
hal ini merupakan imbas dari semakin lesunya bisnis di sektor
pertambangan terutama batu bara yang hingga tahun ini masih akan
berlanjut.

Meskipun demikian Isuzu menunjukkan performanya yang cukup baik di tahun
2013 lalu dengan penjualan sebanyak 31.527 unit kendaraan komersial
dengan kenaikan pangsa pasar dari 16,2% pada 2012, menjadi 17,3% pada
2013, semantara Isuzu giga dari 9,2% menjadi 10,6%.

Performa penjualan Isuzu ini didorong oleh kehadiran produk baru yang
pada tahun lalu meluncurkan sebanyak 15 varian yang terdiri dari tiga
varian Elf, lima varian Giga, dan enam varian All-New Isuzu D-Max.

“Disaat lesunya bisnis batu bara, Isuzu akhirnya men’switch’ target
pasar ke sektor lain pada 2012 seperti infrasruktur, perkebunan dan consumer goods,
dan Alhadulillah akhirnya kita berhasil, malah naik marketshare-nya di
tengah situasi bisnis yang lagi turun.”

Menurutnya, Di sektor infrastruktur ke depannya masih akan terus
bertumbuh. Pasanya di infrastruktur itu sendiri juga memiliki banyak
turunan, di antaranya properti dan pembangunan jalan yang tentu akan
banyak membutuhkan truk untuk megangkut semen atau pasir serta material
bangunan.

Setelah infrastruktur berkembang akan menyusul kebutuhan lainnya. Dengan
adanya jalan ke pelosok yang semakin dekat dengan sentra-sentra
agribisnis tentunya akan membutuhkan truk sebagai alat penunjang
pengiriman. Begitu pula dengan sektor consumer goods.

Meningkat Pesat Isuzu 15 varian yang terdiri dari tiga varian Elf, lima varian Giga, dan enam varian All-New Isuzu D-Max

harga isuzu